Aku menatap gadis itu, dia sedang menatap langit entah kenapa hal itu membuatku terpukau padanya. Saat itu juga aku jatuh cinta pada pandangan pertama padanya. Aku berharap bisa melihat apa yang dicarinya di atas langit tersebut.
Aku menghampirinya, dan duduk disampingnya berharap mengerti apa yang sebenarnya dia cari dia atas sana. Dan aku memberanikan diri untuk bertanya.
“Kenapa kamu menatap langit seperti itu?” Ucapku entah mengapa pertanyaan aneh tersebut meluncur keluar dari bibirku setelah melihat gadis itu dari dekat. Aku menatap … aku melihat sesuatu dimatanya…
“Disana… Dilangit Biru itu… seseorang yang aku cintai telah pergi jauh. Pergi mendahuluiku.” Ucap gadis tersebut dengan penuh kerinduan dan kesedihan yang tergambar dari tatapan matanya yang terfokus pada sesuatu yang bahkan tidak dapatku lihat. Meski pun aku tahu hatinya hanya untuk seseorang yang telah pergi. Tetapi aku menetapkan hatiku untuk menemaninya dalam diam sampai akhirnya gadis itu menyadari bahwa disampingnya selalu ada yang menemaninya setiap hari. Sampai hari itu datang aku akan menemaninya menatap langit biru yang dilihatnya. Sampai akhirnya tatapannya akan berpaling padaku.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar